Penguatan pendidikan karakter merupakan platform pendidikan nasional yang memperkuat Kurikulum 2013. Dalam rangka mendukung pelaksanaan Kurikulum 2013 yang sarat dengan karakter siswa di sekolah dasar , seluruh guru SD memerlukan penyesuaian-penyesuaian. Untuk kepentingan tersebut, diperlukan pelatihan menyeluruh diawali dengan pelatihan untuk Narasumber Nasional (NN), Instruktur Nasional (IN), Instruktur Provinsi (IP) dan Instruktur Kabupaten/kota (IK) yang penyebutannya pada tahun 2018 disederhanakan menjadi Instruktur Kurikulum 2013.


Instruktur Kurikulum 2013 sebagaimana dimaksud di atas berorientasi pada penguatan karakter siswa yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Guru dituntut untuk melakukan penguatan karakter siswa dengan menginternalisasikan nilai-nilai utama PPK yaitu religiusitas, akan melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap pelaksanaan K13 di tingkatan satuan pendidikan, termasuk kepala sekolah, guru, serta pengawas.

“Untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan semua instruktur Kurikulum 2013 di sekolah dasar, diperlukan suatu kegiatan bimbingan teknis dalam rangka penyegaran (refreshing) semua instruktur kurikulum 2013 mulai dari instruktur tingkat pusat, provinsi dan kabupaten/kota, serta guru pelaksana. Kegiatan ini dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat pusat, kabupaten/kota, sampai tingkat sekolah sesuai dengan anggaran yang tersedia,” papar Kepala LPMP Kepulauan Bangka Belitung, Enang Ahmadi saat membuka Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Instruktur Kurikulum Tingkat Kabupaten/Kota Jenjang SD Tahun 2018.


Kegiatan bimtek berlangsung di LPMP Kepulauan Bangka Belitung dari tanggal 19 hingga 21 Maret 2018. Diikuti 41 peserta orang yang merupakan pengawas sekolah perwakilan dari Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur dan Kota Pangkalpinang serta perwakilan Widyaiswara LPMP Kepulauan Bangka Belitung. “Peserta adalah pengawas sekolah yang pernah mengikuti bimbingan teknis implementasi kurikulum tahun sebelumnya yang akan melaksanakan bimbingan teknis dan pendampingan implementasi Kurikulum 2013 kepada sekolah sasaran Tahun 2018,” ujar penanggung jawab bimtek, Sugini.

Ia menambahkan, pendekatan yang digunakan dalam bimtek Instruktur Kurikulum 2013 Sekolah Dasar adalah kombinasi antara teori dan praktik. Berupa ceramah, diskusi, tanya jawab, simulasi serta praktik yang berkaitan dengan implementasi kurikulum di tingkat sekolah. “Kegiatan praktik lebih dominan pada bimtek kali ini, mencakup praktik penyusunan soal, praktik penyusunan RPP (rencana pelaksanaan pembelajaran) serta praktik pembelajaran (peer teaching),” pungkasnya. (*)


Kontributor (foto) : Angga